Saturday, 15 October 2011

Menjadi guru, bukanlah pekerjaan mudah. Ada tuntutan pengabdian, dan
juga ketekunan. Harus ada pula kesabaran, dan belas kasih dalam menyampaikanpelajaran. Sebab, sejatinya, guru bukan hanya mendidik, tapi juga mengajarkan.Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu menjalankannya.

Menjadi guru bukan pekerjaan enteng. Menjadi guru juga bukan pekerjaanyang gemerlap. Tak ada kerlap-kerlip lampu sorot yang memancar, juga pancaran cahaya setiap kali guru-guru itu sedang mengajari. Sebab mereka memang bukan bintang panggung.

Namun, ada sesuatu yang mulia disana. Pada guru lah ada kerlap-kerlip cahaya kebajikan dalam setiap nilai yang mereka ajarkan. Melalui guru lah memancar sinar keikhlasan dan ketulusan pada kerja yang mereka lakukan.Merekalah sumber cahaya-cahaya itu, yang menyinari setiap hati anak-anak didik

Dari gurulah kita belajar mengeja kata dan kalimat. Pada gurulah kita belajar bahasa dunia. Lewat guru, kita belajar budi pekerti, belajar
mengasah hati, dan menyelami nurani. Lewat guru pula kita mengerti tentang banyak hal-hal yang tak kita fahami sebelumnya.
Jika ingin merasakan pengalaman batin yang berbeza, cobalah menjadi guru.
Rasakan kenikmatan saat setiap anak-anak itu memanggilmu dengan sebutan itu,
dan biarkan mata penuh perhatian itu memenuhi hati Anda. Ada sesuatu yang berbeza disana. Cubalah. Rasakan.

0 omelan:

Post a Comment